KONTRIBUSI DAMKARMAT KOTA PEKALONGAN DALAM FESTIVAL HARI ANAK NASIONAL 2022

Tanggal 23 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Dalam situs resminya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa terhadap perlindungan anak Indonesia agar bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Caranya dengan mendorong keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga si kecil bisa meraih mimpinya di masa depan.

Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional, tahun ini Komunitas Taman Belajar Anak Kota Pekalongan menyelenggarakan Festival Hari Anak Nasional Tahun 2022. Salah satu kegiatannya berupa Taman Kelas Profesi yang diisi oleh Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu (24 Juli 2022) bertempat di SMP Negeri 13 Kota Pekalongan.
Rangkaian kegaitan taman kelas profesi meliputi: Pengenalan Kartu Karir dipandu oleh Kak Zati (Relawan KTBA), Paparan tentang Profil Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekalongan disampaikan oleh Kepala Satpol P3KP Kota Pekalongan Sriyana, S.Sos, M.Si, Pengenalan Perilaku Api disampaikan oleh Ahmad Roni (Anggota Damkarmat) dan Evakuasi Ular oleh Yudha Wijaya Ardiyanto (Anggota Damkarmat). Kegiatan selanjutnya dilaksanakan di lapangan berupa praktek penanggulan kebakaran dengan menggunakan alat pemadam api sederhana (APAS) maupun menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).


Pelaksanaan kegiatan ini memberikan kesan yang mendalam bagi anak-anak peserta taman kelas profesi. Mereka dengan penuh semangat berpartisipasi dalam simulasi pemadaman kebakaran, baik menggunakan APAS maupun APAR. “Seru banget”, jawab anak-anak Ketika ditanya kesan mereka tentang kegiatan ini.  

Pada kesempatan tersebut kepala SATPOL P3KP Kota Pekalongan mengatakan bahwa profesi pemadam kebakaran dan penyelamatan adalah profesi yang sangat mulia, karena mereka mengemban tugas menyelamatkan warga dari bahaya kebakaran serta bahaya lainnya. Tidak semua orang mau melaksanakan tugas berat dan penuh resiko yang dilaksanakan oleh bapak-bapak anggota pemadam kebakaran. Pada kesempatan itu pula beliau berpesan kepada anak-anak peserta kelas profesi agar selalu waspada, jangan ceroboh, jangan lalai dalam menggunakan peralatan yang berkaitan dengan api. Banyak kejadian kebakaran disebabkan oleh kelalaian atau kecerobohan dalam menggunakan api.